Tampilkan postingan dengan label kuliner pedas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner pedas. Tampilkan semua postingan
Sego Nggeneng Mbah Marto
Alamat: Selatan Kampus ISI, Dusun Nengahan, Padukuhan Ngiring-iring, Panggungharjo, Sewon, Bantul Telp. 085292095550
Buka pukul 11.00-16.00

Mangut Lele Mbah Marto



Warung Sego Nggeneng Gudeg Pawon dan Mangut Lele Mbah Marto ini tidak berada di sebelah jalan persis. Tetapi memasuki gang. Gudeg Pawon ini berada di sekitar kampus ISI. Setelah masuk dari jalan Parangtritis, memasuki Jalan kecil KH Ali Maksum, dan mengitari sebuah makam, akan terdapat banyak mobil berparkir di pinggir pinggir mulut gang. setelah turun dari mobil, kita masih berjalan memasuki gang tersebut menuju pawon Mbah Marto.

Rumah sederhana, lantai tanah alami, dan tidak ada penjual yang berada di depan, melainkan orang orang yang sedang menikmati mangut lele beserta gudeg. Karena pembeli dipersilahkan untuk mengambil sendiri masuk ke dalam pawon mbah marto dan menikmatinya terlebih dahulu baru bayar.

Lele yang diasap sebelum diolah menjadi Mangut, menjadikan makanan ini sungguh khas. Apalagi untuk memesannya menggunakan bahasa daerah ( jawa ).
Lauk yang tersedia :  Lele Asap, Mangut Lele, krecek, gudeg pepaya rebus, garang asem, rempelo ati dibungkus daun pisang, opor ayam, telur, tahu dan tempe.



#mangutlelembahmarto
Oseng Oseng Mercon yang Juara Pedas di Yogyakarta

Berbagai macam kuliner tersebar di Yogyakarta. Mayoritas makanan di yogyakarta rasanya manis. Tapi di Yogyakarta ini juga ada wisata kuliner yang sangat pedas. Salah satu kuliner pedas yang dapat dinikmati para pemburu pedas adalah Oseng Oseng Mercon yang terdapat di sentra oseng oseng mercon di jalan K.H. Dahlan Ngampilan.


Pertama kali dipopulerkan oleh budayawan MH Ainun Najib. Rasa pedasnya di mulut seperti mercon yang akan meledak. Sejak itu, masakan pedas fenomenal ini populer dengan sebutan oseng-oseng mercon. Ternyata,  resep masakan yang berawal dari  asal coba ini makin banyak diminati konsumen. Terbukti, makanan ini mampu membuat para pelanggan ketagihan meski wajahnya harus berkeringat dan merah padam karena kepedasan.

Usaha warung makan ini digeluti oleh Bu Kardi sejak tahun 1965. Ia memperkenalkan resep hasil kreativitasnya sendiri dengan mengolah sisa daging sapi (tetelan). Bumbu yang digunakan merupakan campuran berbagai rempah alami, seperti lengkuas, gula merah, merica, cabai rawit, daun salam,  garam, bawah,  dll. Setelah bereksperimen dengan paduan bumbu tak disangka langsung menjadi primadona khususnya bagi para pecinta rasa pedas. Warung Bu Kardi telah diwariskan pada puterinya, Bu Narti.

Bahan dasar utama Oseng-oseng Mercon adalah daging kikil sapi yang diracik dengan menggunakan resep pedas dari cabai rawit dengan perbandingan daging kikil 5 dan cabai 1.Empuknya daging serta gurihnya bumbu membuat lidah pelahap oseng-oseng terus bergoyang meski suhu tubuh menjadi panas akibat pedas yang dihasilkan. Kata bledek, halilintar, atau pedas gila sering terlontar oleh para penikmat masakan pedas ini.

Oseng Oseng Mercon di Sekita Jl KH Dahlan Ngampilan
Harga : Rp 13.000
Menu lain  : ayam (bakar), tahu, tempe, nasi goreng mercon, dll
Buka jam : 17.00 - habis

Warung yang menjual Oseng Oseng Mercon di sekitar Jl Kh Dahlan :

Tempat lain :
Pedazz juga ada di :
  • Bakso Granat
  • Ceker Ranjau
  • Nasi Goreng Mercon
  • Angkringan Oseng Oseng Soon Pedas
  • Sate Petir
  • Enthok Slenget
  • Mi Ayam Pedas
  • Ayam Geprek
  • Gudeg Mercon
  • Angkringan Jentik Ayam
  • Penyet Kobis
  • Rica Kalkun
  • Sogul_Jugak
  • Sop Merah